Catatan Hati…
Kepada siapa mulutmu bercerita???
Aku meninggalkan jejak langkah yang ragu, bersua dengan malam dan siang
Bergegas mencari pelabuhan terakhir… Kau tahu? Angan dan asa ku semakin tak waras saja, mencoba bersembunyi bak purnama yang masih malu-malu menampakkan diri… Ini posisi teramat sulit bagiku, aku harus kembali, ini bukan perasaanku. Sungguh!!!
Aku hanya terdampar di pulau orang yang sama sekali tak ku kenal, Tuhaann……
Batinku menangis, isak tangisku…
Aku membenci rumput, dedaunan, embun, pepohonan yang selalu kau basahi dengan ciptaan Mu, ya… hujan.. kenapa bukan aku saja yang menjadi mereka?? Agar selalu ku dapatkan sejuk nan damainya memeluk rintikmu….
Aku tertunduk, rapuh………
No comments:
Post a Comment